7 September 2010
Halaman Depan Farmacia
Forum diskusi Farmacia
Alamat Redaksi Farmacia
Berlangganan online Majalah Farmacia
   
MEMBER LOGIN
UID :
PWD :
   
Forget password?
Home
Artikel Terbaru
AULA
KILAS
RACIKAN UTAMA
MEDIKAMENTOSA
PROMINENSIA
RACIKAN KHUSUS
ETIKOLEGAL
GERAI
BEJANA
SIMPOSIA
KASUS
INFO BPOM
ETALASE
ALBUM
TEKNIKA
PUSTAKA
FITOFARMAKA
ULAS OBAT
KOLOM
UNIVERSITARIA
ADVERTORIAL
Berita Farmacia
Arsip Majalah
Katalog Buku
Pasang Iklan
Hubungi Kami

  














 
Kapan Saat Terbaik untuk Cesar
Print this article Email this article to friend
NEWS - 8 Januari 2009

Artikel Terkait

Ari-Ari Itu Terlepas
Ruptur Uteri
Safe Motherhood!

Kapan Saat Terbaik untuk Cesar

 
 
 
Lebih dari separuh kelahiran cesar berdasarkan permintaan pasien dan lebih dari sepertiganya dilakukan terlalu dini ketika bayi sebenarnya belum siap dilahirkan. Tindakan ini bukan tanpa risiko. Bayi bisa mengalami masalah dalam pernapasan dan potensi gangguan-gangguan lain.
 
Hasil studi yang dilakukan di Amerika Serikat, melibatkan 13.258 kelahiran menyatakan hal tersebut. Risiko komplikasi meningkat jika cesar dilakukan di minggu 37, meski bayi diklasifikasikan sudah dalam kondisi full term. Namun menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), cesar yang paling aman dilakukan di minggu ke-39. Lebih cepat seminggu, di minggu ke-38, komplikasi masih 50% lebih tinggi. Laporan penelitian ini dimuat dalam New England Journal of Medicine.
 
"Bahkan meski kelahiran melalui cesar dilakukan hanya 3 hari sebelum minggu ke-39, masih ada kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan," kata Dr. Alan Tita, pemimpin studi dari University of Alabama.
Meskipun ACOG sudah mengeluarkan guideline, 36% bayi Amerika dilahirkan terlalu dini. Studi dilakukan di 19 rumah sakit pendidikan di mana dokter selalu mengacu pada guideline nasional. Diperkirakan angka sebenarnya jauh lebih tinggi jika melibatkan rumah sakit swasta. Sayangnya penelitian tidak bisa mengetahui apakah operasi cesar dilakukan setelah dokter melakukan amniosentisis untuk memastikan bahwa paru-paru fetus sudah matang.
 
Mengapa para ibu di Amerika memilih melahirkan bayinya di minggu ke-37? Mengacu pada ilmu kedokteran, 37 minggu adalah usia kehamilan yang sudah matang. Olehkarena itu, ibu-ibu hamil yang sudah lelah dengan kehamilannya memilih melakukan cesar. Dokter pun biasanya tak bisa menolak. Jadwal dokter yang kelewat padat pun, kata Dr. Michael Greene dari Massachusetts General Hospital, menjadi salah satu faktor. Karena dokter memiliki banyak pasien dan jam terbang tinggi, sehingga dikhawatirkan tidak bisa membantu saat kelahiran, maka banyak cesar yang dijadwalkan sebelum minggu ke-39. Studi ini juga menyarankan agar dokter pun tidak menunggu terlalu lama. Komplikasi kembali meningkat jika lewat 41 minggu. Kondisi serupa namapknya mulai terjadi di Indonesia. Bukan begitu?

Diupload tanggal 8 Januari 2009 | 2093 hits

Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar Anda :
   
 Ubah image
 Tulis karakter tertulis diatas