Seringkali OAB mengalami misdiagnosis, karena pasien tidak menceritakan keluhannya atau dokter tidak menanyakan. Padahal diagnosis OAB tidak terlalu sulit.
Apa jadinya bila seseorang tidak bisa menahan kencing? Bolak-balik ke toilet, atau malah mengompol. Kejadian itu terkadang muncul pada saat seseorang sedang di bawah tekanan (stress incontinence). Bila hal itu terjadi, sifatnya hanya sementara. Bila stressor sudah bisa diatasi, maka inkontinensia urin akan berhenti. Lalu apa jadinya bila seseorang itu tidak bisa menahan kencing di kala tidak ada stresor? Nah, untuk kasus seperti itu ada kemungkinan orang itu menderita overactive bladder.
Penyakit itu tergolong baru. Maka tak heran menjadi salah satu bahan pembicaraan dalam Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran (KPPIK) 2007, 17-18 Maret lalu. Dikatakan baru, seperti dijelaskan dr. Rochani, SpB, SpU dari Divisi Urologi FKUI/RSCM, karena overactive bladder baru ditetapkan sebagai...